TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG

 

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM,
Dalam kesempatan kali ini penulis akan memberikan ijazah TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG, untuk berbagai hajat, diantara khasiatnya Insya allah sbb:
1. Pagar gaib tenaga dalam kurung ( Untuk Diri sendiri, keluarga dan pagaran rumah dll ).
2. Dijauhkan dari kejahatan manusia atau mahluk halus.
3. Pengobatan diri sendiri dan orang lain.
4. Sarana untuk ikhtiar menggapai hajat.
5. Pengisian Tenaga Dalam pada benda dll.
6. Beladiri Tenaga Dalam dll.
7. Dijauhkan dari senjata halus seperti santet tenung dll.
8. Wibawa, Pengasihan, Penglarisan, Karisma dll.
9. Untuk menyingkap keutamaan amalan ini, anda harus terus mengamalkannya dengan keikhlasan dan memohon kepada allah, “Barang siapa mengamalkan ilmu yang ia ketahui, niscaya allah akan memberikan rahasia ilmu yang tidak ia ketahui”.

Setiap manusia sebenarnya sudah memiliki yang namanya tenaga dalam dari sejak di lahirkan, banyak yang tidak menyadari akan kekuatan tenaga sakti ini dalam dirinya, setelah di buka melalui tata cara tertentu maka insya allah keilmuan tersebut akan bisa di manfaatkan dalam hal positif, walau bisa untuk hal negatif, tetapi penulis tidak menyarankan dan tidak akan di bahas.

Baiklah langsung kita mulai membahas cara membangkitkan TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG yang di bagi menjadi 2 Tingkatan:

Langkah-langkah sebelum mengamalkan:
– Suci lahir batin,
– Niat sungguh-sungguh.
-Menghadiahkan surat al-fatikhah di tujukan kepada: Nabi besar Muhammad saw, Syeh Abdulqadir al jaelani, Pemberi ijazah, Kedua orang tua dll.

Pantangan:
– Apa yang dilarang oleh agama dan negara.

Sifat ilmu TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG adalah BERTAHAN/DEFENSIF.

Tingkat 1 ( Untuk membangkitkan TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG / Pelindung diri ).
A. Selama 40 hari setelah sholat Magrib dan subuh, hendaknya wirid Ayat dalam Quran surat At-Taubah sbb:

– BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

– LAQOD JAAKUM ROSULUM MIN ANFUSIKUM AZIZUN ALAIHI MAANITTUN HARISUN ALAIKUM BILMUKMININA ROUFUR ROHIM.

– FAIN TAWALAU FAQUL HASBIYALLAHU LAILAHAILLA HUWA ALAIHI TAWAKKALTU WAHUWA ROBBUL ARSYIL ADZIM.

B. Tarik nafas dalam-dalam, lalu keluarkan perlahan, setelah dalam paru-paru tidak ada udara, anda tahan seraya wirid ayat di atas dalam hitungan ganjil, yaitu 1x, 3x, 5x, 7x.

C. Dalam keadaan (B), lalu tarik nafas dan tahan nafas dalam-dalam tepatnya dibawah pusar ( Bayangkan dalam batin, anda menghirup kekuatan ilahi), Sekarang anda sudah memiliki TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG / Pelindung diri.

JIKA TINGKAT 1 SUDAH SELESAI, LANJUTKAN KE TINGKAT 2.

Tingkat 2 ( Mengaktifkan Perlindungan untuk daya pental atau melempar musuh menggunakan tangan atau nafas atau bisa juga melalui pandangan mata:

A. Sama seperti langkah 1, selama 40 hari setelah sholat Magrib dan subuh, hendaknya wirid yang di ambil dari penggalan Surat Al-Anfal ayat 17:


Surat Al-Anfal ayat 17 Lengkapnya sbb, ayat di atas bisa anda lihat di bawah yang bertanda garis merah:

artinya: Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 8:17)

B. Tarik nafas dalam-dalam, lalu keluarkan perlahan, setelah dalam paru-paru tidak ada udara, anda tahan seraya wirid ayat di atas dalam hitungan ganjil, yaitu 1x, 3x, 5x, 7x.

C. Dalam keadaan (B) Saat bacaan sampai huruf mim (مَا), hendaknya mengencangkan perut ( tepatnya dibawah pusar), lalu tarik nafas dan tahan nafas dalam-dalam ( Bayangkan dalam batin, anda menghirup kekuatan ilahi), ini berfungsi untuk menarik kekuatan Tenaga Dalam Asma Kurung dan menyimpan kekuatan tersebut di perut bawah pusar.

D. Lakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah olah batin Tingkat 1 dan 2 sudah anda selesaikan, insya allah anda sudah memiliki 2 keutamaan dalam TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG:
1. Memiliki TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG / Pelindung diri.
2. Mengaktifkan Perlindungan untuk daya pental atau melempar musuh menggunakan tangan atau nafas atau bisa juga melalui pandangan mata dll.

NB: Untuk seterusnya setelah sholat Magrib dan subuh, melakukan amalan tingkat 1 dan tingkat 2 seperti langkah di atas cukup dalam hitungan 1 X saja, berfungsi untuk menghimpun kekuatan TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG anda agar lebih mumpuni, perlu di ketahui, tenaga dalam adalah salah satu amalan dasar untuk mencapai keilmuan yang lebih tinggi tarafnya, jika anda menguasai tenaga dalam, insya allah itu awal terbukanya pintu keilmuan.

Untuk melakukan tes tenaga dalam dalam hal kanuragan, bisa menggunakan emosi buatan yang nanti insya allah akan saya tulis dalam posting berikutnya yang berjudul, MEMBANGKITKAN EMOSI TENAGA DALAM.

* Pengamalan dan Praktek keilmuan:
– Untuk semua hajat, silahkan memohon kepada allah dengan sungguh-sungguh, setelah mewiridkan amalan lalu hisap nafas, lebih utama sebelumnya sholat malam, sholat hajat, atau puasa dengan niat sunnah mutlak dll.
– Berdagang, bisa anda wirid amalan 1 dan 2 dan tiupkan ke barang dagangan.
– Untuk pengisian benda/azimat, Pemagaran, Pengobatan, boleh menggunakan media air, Garam, Tiupan dll ( Tidak terikat, silahkan di sesuaikan ).
– Kanuragan/beladiri, apabila keadaan terdesak, mungkin menghadapi kejahatan musuh, silahkan ayunkan tangan, mendorong ke kanan kiri, atau menggunakan tatapan mata di hadapan musuh untuk mementalkan musuh, seraya menahan nafas untuk bertahan, membuang nafas untuk melempar musuh dll, semua anggota tubuh kita bisa di fokuskan untuk lambaran Tenaga Dalam.
– Jangan lupa selalu memohon pertolongan dari Allah SWT.

URAIAN TATACARA PERNAFASAN DAN WIRID…
Tentang tata cara pengamalannya seperti langkah demi langkah di atas, mungkin di sini saya akan memperjelas, tentang olah nafas yang anda tanyakan, kembali pada langkah di atas, olah nafas untuk tingkat satu (1) dan tingkat dua (2) tata caranya sama, yang membedakan adalah amalan dan waktu mencapainya, di kutip dari tatacara olah nafas uraian di atas:

Tingkat 1 ( Untuk membangkitkan TENAGA DALAM ASMA’ KURUNG / Pelindung diri ).
A. Selama 40 hari setelah sholat Magrib dan setelah sholat subuh, hendaknya wirid Ayat dalam Quran surat At-Taubah (seperti uraian di atas).

B. Tarik nafas dalam-dalam, lalu keluarkan perlahan, setelah dalam paru-paru tidak ada udara, anda tahan seraya wirid ayat di atas dalam hitungan ganjil, yaitu 1x, 3x, 5x, 7x.

C. Dalam keadaan (B), lalu tarik nafas dan tahan nafas dalam-dalam tepatnya dibawah pusar ( Bayangkan dalam batin, anda menghirup kekuatan ilahi),

URAIAN: ( Penting, anda harus sudah hafal amalan/wiridnya terlebih dahulu) setelah sholat Magrib dan setelah sholat subuh, ambil posisi duduk bersila dll, yang penting posisi duduk tersebut nyaman buat anda, jika di rasa anda sudah siap dan konsentrasi penuh, mulailah dengan menghirup udara/tarik nafas dalam-dalam, lalu keluarkan nafas dengan perlahan, sehingga dalam paru-paru anda tidak ada udara, dalam posisi tersebut, adalah saatnya anda mewiridkan surat At-Taubah pada tingkat 1, setelah selesai wirid, misal 1 x wirid, lalu tarik nafas dan tahan nafas dalam-dalam tepatnya dibawah pusar ( Bayangkan dalam batin, anda menghirup kekuatan Ilahi).

Dalam hitungan ganjil, yaitu, bisa anda wirid 1x saja, karena dalam posisi paru-paru tidak ada udara/tidak bernafas, tentu sulit di lakukan, apa lagi harus mewiridkan amalan dalam kondisi tak bernafas sebanyak 7x wirid, jika sudah bisa melakukan 1 X wirid ( tahan posisi tidak bernafas), silahkan melanjutkan atau wirid kembali amalan hingga 7x wirid jika bisa, disini yang dimaksud hitungan ganjil 1x, 3x, 5x dan 7x, jadi di utamakan wirid dalam kondisi paru-paru kosong/tidak bernafas sebanyak 7x wirid kalau kuat menahan tidak bernafas, jika hanya bisa melakukan 1x saja hingga selesai batas waktu yang di tentukan (40 hari dalam tingkat 1) juga tidak apa-apa, tapi lebih baik lagi hasilnya jika di lakukan dalam hitungan 7x wirid ( posisi udara dalam paru-paru kosong/sebelum menghirup udara kembali).

NB: Pada tingkat 2, tatacara pernafasannya pada dasarnya sama, tapi kalau pada tingkat 2 (dua), dalam posisi paru-paru tidak ada udara/tidak bernafas, dan anda mewiridkan amalan tingkat 2, ketika melafazkan atau setiap bacaan sampai pada huruf Mim (مَا) dalam Surat Al-Anfal ayat 17 (coba perhatikan, ada 3 huruf Mim (مَا) pada penggalan Surat Al-Anfal ayat 17, seraya anda kencangkan perut 3 detik saja, tepat di bawah pusar.

semoga uraian saya ini bisa lebih di fahami, jika masih ada yang perlu di tanyakan, silahkan kirim pertanyaan pada kolom komentar, terimakasih, semoga bermanfaat, amin.

Semoga Manfaat
WASSALAM.

SUMBER : http://kampusolahbatin.blogspot.com

%d bloggers like this: